This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 30 Oktober 2011

TATA NAMA SENYAWA

TATA NAMA SENYAWA

Metode sistematik untuk penamaan senyawa disebut Sistem Tata Nama. Sistem ini disusun berdasarkan aturan dari IUPAC (International Union of pure and Apllied Chemistry). Senyawa dapat dibedakan menjadi 4, yaitu : Senyawa Biner, senyawa poliatomik, senyawa asam, dan senyawa basa.

SENYAWA BINER
Senyawa Biner adalah senyawa yang dibentuk dari dua unsur. Senyawa biner dapat terbentuk dari satu unsur logam dan satu unsur nonlogam atau kedua-duanya unsur nonlogam. Jika unsur pertama adalah logam dan unsur lainnya adalah nonlogam, maka senyawa biner tersebut umumnya berbentuk ionik atau senyawa biner

Cara penamaan senyawa biner untuk :
a. LOGAM DAN NON LOGAM
1. Menuliskan nama usnur logam tanpa modifikasi apapun, kemudian diikuti nama unsur nonlogam dengan akhiran “-ida”. Contoh : NaCl à Natrium klorida
2. Unsur logam dengan bilangan oksidasi lebih dari satu jenis, maka bilangan oksidasinya ditulis dengan angka romawi serta diletakkan diantara nama logam dan nonlogam. Misalnya : FeF3 à Besi (III) florida
b. NONLOGAM DAN NON LOGAM
Penamaan secara umum sama dengan penamaan pada senyawa logam dan nonlogam, hanya saja rumus dan senyawanya dituliskan dengan memandang mana yang memiliki bilangan oksidasi positif baru kemudian diikuti unsur dengan bilanga oksidasi negatif. Misalkan HCl à Hidrogen klorida dab bukan ClH
Unsur yang membentuklebih dari senyawa biner memakai awalan bahasa lain 1=mono, 2=di, 3=tri, 4=tetra, 5=penta, 6=heksa, 7=penta, 8=okta, 9=nona, 10=deka. Contoh : CO2 à Karbon dioksida, N2O5 à Dinitrogen pentaoksida

SENYAWA POLIATOMIK
Senyawa poliatomik merupakan senyawa yang dibentuk dari ion poliatomik. Pada ion poliatomik, dua atau lebih atom-atom bergabung bersama-sama dengan ikatan kovalen.
Catatan tentang senyawa poliatomik :
a. Anion umumnya lebih banyak jumlahnya dibanding kation.
b. Kation yang paling populer adalah NH4+.
c. Anion kebanyakan memakai akhiran “-it” dan “-at” serta awalan”hipo-“ atau “hiper-“
d. Oksigen dapat membentuk banyak senyawa anionpoliatom yang disebut anion okso
e. Penamaan berdasarkan tingkat oksidasi dari atom-atom yang mengikat oksigen dari yang terkecil “hipo-“ dan yang tertinggi “per-“
f. Semua anioan okso dari Cl, Br, dan I memiliki muatan -1
g. Awalan “tio-“berarti bahwa satu atom sulfur telah ditambahkan untuk menggantikan satu atom oksigen (ion sulfat memiliki satu atom S dan 4 atom . ion tiosulfat memiliki 2 atom S dan 3 atom O)



SENYAWA ASAM DAN BASA
Pembawa sifat asam adalah ion H+ dan pembawa sifat Basa adalah ion OH-. Senyawa sam biner merupakan senyawa gabungan H dengan atom-atom nonlogam, misalnya : HCl à Asam klorida, HBr à Asam bromida (nama asam disebutkan lebih dahulu). Pada senyawa basa penamaan senyawa basa dituliskan dengan menyebutkan nama atom yang terkat pada ion OH- dan diikuti dengan akhiran hidroksida. Contoh : NaOH à Natrium hidroksida, Al(OH)3 à Aluminium hidroksida.

PENYETARAAN REAKSI
Menyetarakan reaksi maksudnya adalah menyamakan jumlah atom unsur pada pereaksi dan pada hasil reaksi. Caranya adalah dengan melakukan perkalian antara indeks dengan koefisien pada masing-masing unsur di ruas pereaksi dengan hasil reaksi. Jika sudah sama jumlah atomnya, maka unsur tersebut telah setara. Jika keseluruhan unsur yang terlibat telah setara jumlah atomnya di pereksi dan di hasil reaksi, maka reaksi tersebut telah setara. Setara dalam hal ini sekali lagi adalh setara jumlah atomnya.
Persamaan reaksi merupakan hubungan yang menunjukkan koefisien reaksi dari zat-zat yang bereaksi dengan koefisien zat-zat hasil reaksi. Untuk menyetarakan reaksi yang lebih kompleks maka perlu melibatkan perhitungan yang cermat dengan bantuan operasi matematika sederhana yaitu metode subtitusi dan eliminasi
Cara melakukan penyetaraan reaksi :
1. Tulis ulang persamaan reaksi yanga ada
2. Beri koefisien bayangan pada reaksi yang tidak ada koefisiennya dengan perlambangan abjad (a, b, c,…dst.)
3. Tuliskan unsur-unsur yang bereaksi dan buat rumus dari perlambangan koefisien bayangannya.
4. Lakukan permisalan dan subtitusikan permisalan tersebut pada rumus yang telah dibuat
5. Masukkan nilai masing-masing koefisien bayangan yang telah didapat pada persamaan reaksi yang sesungguhnya.
6. Lakukan cek dan ricek untuk memastikan jumlah atom pada pereksi dan hasil reaksi telah sama.

Kimia XI Laju Reaksi

LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)

LAJU REAKSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA


Persamaan Reaksi dapat dituliskan sebagai berikut :
aA + bB ---> cC + dD
dimana a, b, c, dan d adalah koefisien, A dan B adalah Reaktan (pereaksi) serta C dan D adalah Produk (hasil reaksi)
Saat reaksi berlangsung, jumlah A dan B semakin lama semakin berkurang,s ebaliknya jumlah C dan D akan semakin bertambah

MOLARITAS
Molaritas atau kemolaran merupakan satuan kepekatan atau konsentrasi dari suatu larutan. Molaritas didefinisikan sebagai banyaknya mol zat terlarut dalam satu liter larutan, yang dirumuskan sebagai :
M = mol/L atau M=mmol/mLAdakalanya molaritas ditentukan melalui pengenceran dari suatu larutan. Pengenceran menyebabkan volume dan kemolaran larutan berubah tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah. Oleh karena jumlah molnya tetap, maka
n1=n2 atau V1.M1=V2.M2
dalam bidang industri untuk mengetahi molaritasnya harus diketahui volume larutan pekatnya (larutan primer). Caranya dengan menentukan molaritas dari alrutan pekat yangdikatahui kadar dan massa jenisnya. Kemolaran tersebut dapat dicari dengan rumus:
p x 10 x % massa
M = ------------------------ mol.L-1
Mr
Dimana = M adalah Molaritas, r = massa jenis, % massa = kadar, Mr = massa molekul relatif

LAJU REAKSI
Laju reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu, yang dituliskan sebagai berikut :
Perubahan konsentarasi
Laju = -----------------------------
Periode waktu reaksi

Selama reaksi berlangsung, konsentrasi pereaksi berkurang, sedangkan konsentrasi produk bertambah.
Jika A --> B maka untuk
d[A] d[B] d[C]
Laju A = - ------- dan Laju B = + ------ sehingga V = ---------,
dt dt dt
Dimana : d[C] = perubahan konsentrasi, V = laju reaksi, dan dt = perubahan waktu

Untuk reaksi yang lebi kompleks, misal 2A --> B, maka laju reaksi berkurangnya A adalah 2 kali lebih cepat dari laju pembentukan B, sehingga penulisan laju reaksi menjadi
1 d[A] d[B]
Laju A = - -- ------- dan Laju B = + ------
2 dt dt
Atau melihat kecenderungan koefisien yang terlibat

PERSAMAAN LAJU REAKSI

INGAT : Laju reaksi dipengaruhi oleh konsentrasi pereaksi, bukan konsentrasi hasil reaksi.

GULBERG dan WAAGE menuturkan : “Laju reaksi dalam sistem pada suatu temperatur tertentu berbanding lurus dengan konsentrasi zat yang bereaksi, setelah tiap-tiap konsentrasi dipangkatkan dengan koefisiennya dalam persamaan reaksi yang bersangkutan.”
Misalnya pada reaksi :
mA + nB ---> pC + qDmaka Laju Reaksi menurut reaksi di atas adalah :
V = k [A]m [B]n
m dan n merupakan pangkat atau menunjukkan orde reaksi, jika dijumlahkan maka akan menjadi orde reaksi total.
Orde reaksi memunkinkan kita mengetahui kebergantungan reaksi terhadap reaktan. Pada reaksi yang berlangsung bertahap, orde reaksi ditentukan oleh tahapan reaksi yang paling lambat

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHILAJU REAKSI
1. KonsentrasiSemakin besar konsentrasi pereaksi yang direaksikan akan semakin besar pula laju reaksinya

2. SuhuSemakin tinggi suhu akan semakin mempercepat terjadinya reaksi. Hal ini terjadi karena dengan bertambahnya suhu maka energi kinetik pada partikel reaktan semakin besar.
Dalam praktiknya setiap kenaikan suhu 10oC, maka laju reaksi akan naik 2 kali lebih besar, yang dirumuskan sebagai :
Vt = (dV)dt/10.Vo atau Vt = (2)dt/10.Vo
dt = t2 – t1

3. KatalisKatalis adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia secara permanen. Katalis dibedakan atas 2, yaitu katalis homogen dan katalis heterogen. (bergantung fasa zat)

4. Luas PermukaanPada sistem heterogen sangat bergantung pada luas permukaan antara fasa. Reaksi antara padatan dan cairan atau padatan dengan gas akan lebih cepat jika luas permukaan bidang sentuh zat padat diperbanyak.

Materi Kimia SMA Kelas X

Minyak Bumi

24 04 2010
Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan dapat menjelaskan proses pembentukan minyak bumi dan  teknik pemisahan  fraksi-fraksi  minyak  bumi  serta  kegunaannya.
Materi Kimia Kelas X Semester 2,
A. Pembentukan dan Komposisi Minyak Bumi
Istilah minyak bumi diterjemahkan dari bahasa latin (petroleum), artinya petrol (batuan) dan oleum (minyak). Nama  petroleum diberikan kepada fosil hewan  dan tumbuhan yang ditemukan dalam kulit bumiberupa gas alam, batubara, dan minyak bumi.
Pembentukan dan Eksplorasi
Minyak bumi terbentuk dari fosil-fosil hewan dan tumbuhan  kecil yang hidup di laut dan tertimbun selama berjuta-juta tahun lampau. Ketika hewan  dan  tumbuhan  laut  mati,  jasad  mereka  tertimbun  oleh  pasir  dan lumpur di dasar laut. Setelah  ribuan  tahun  tertimbun, akibat  pengaruh tekanan dan suhu  bumi  yang  tinggi,  lapisan-lapisan  lumpur  dan pasir berubah  menjadi  batuan.  Akibat  tekanan  dan  panas  bumi,  fosil  hewan dan  tumbuhan  yang  terjebak  di lapisan  batuan  secara  perlahan  berubah menjadi minyak mentah dan gas alam. Kedua bahan tersebut terperangkap di  antara  lapisan-lapisan  batuan  dan  tidak  dapat  keluar.
Untuk  mengetahui sumber minyak bumi  diperlukan pengetahuan geologi  dan  pengalaman. Pekerjaan  ini merupakan tugas dan tanggung jawab  para  insinyur pertambangan dan geologi.
Tahap pertama eksplorasi minyak bumi adalah mencari petunjuk dipermukaan bumi seperti adanya lipatan-lipatan batuan.  Lipatan-lipatan itu akibat tekanan gas dan minyak bumi yang merembes ke dalam batuan berpori sehingga  minyak  bumi dapat  naik  ke  permukaan,  tetapi  tidak mencapai  permukaan bumi  karena  tertahan  oleh  lapisann batuan  lain.
Materi selengkapnya >>download



Hidrokarbon

15 04 2010
Setelah mempelajari modul ini siswa dapat mendeskripsikan  kekhasan  atom  karbon  dalam  membentuk  senyawa hidrokarbon, menggolongkan  senyawa  hidrokarbon  berdasarkan  strukturnya  dan hubungannya  dengan  sifat senyawa.
Materi pelajaran KIMIA Kelas X Semester 2,
A. Karakteristik Atom Karbon
Kekhasan Atom Karbon
Atom  karbon  memiliki  empat  elektron  valensi. Keempat  elektron  valensi  tersebut  dapat membentuk empat ikatan kovalen melalui penggunaan bersama pasangan elektron  dengan  atom-atom  lain.  Atom  karbon  dapat  berikatan kovalen tunggal dengan empat atom hidrogen membentuk molekul metana (CH4).
Rumus  Lewisnya:Selain  dapat  berikatan  dengan  atom-atom  lain,  atom  karbon  dapat juga  berikatan  kovalen  dengan  atom  karbon  lain,  baik  ikatan  kovalen tunggal  maupun  rangkap  dua  dan  tiga,  seperti  pada  etana,  etena  dan etuna  (lihat pelajaran  Tata  Nama  Senyawa  Organik).
Kecenderungan  atom  karbon  dapat  berikatan  dengan  atom  karbon lain  memungkinkan  terbentuknya  senyawa karbon  dengan  berbagai struktur (membentuk rantai panjang atau siklik). Hal inilah yang menjadi ciri khas atom karbon.
Jika satu atom hidrogen pada metana (CH4) diganti  oleh  gugus –CH3 maka akan terbentuk etana (CH3–CH3). Jika atom hidrogen pada etana diganti oleh gugus –CH3 maka akan terbentuk propana (CH3–CH2–CH3) dan seterusnya hingga  terbentuk  senyawa  karbon  berantai  atau  siklik.
Atom C Primer, Sekunder, Tersier, dan Kuartener
Berdasarkan kemampuan atom karbon yang dapat berikatan dengan atom karbon  lain, muncul istilah atom karbon  primer,  sekunder, tersier, dan kuartener. Istilah ini didasarkan pada jumlah atom karbon yang terikat pada  atom karbon tertentu.
Atom  karbon  primer adalah atom-atom karbon yang mengikat satu atom karbon tetangga.
Atom karbon sekunder adalah atom-atom karbon  yang  mengikat  dua  atom  karbon tetangga.
Atom  karbon tersier  adalah  atom-atom karbon  yang  mengikat  tiga  atom  karbon  tetangga.
Materi selengkapnya… >> Download



Reaksi Reduksi Oksidasi (Redoks)

14 04 2010
Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa mampu menjelaskan  perkembangan  konsep  reaksi  reduksi  oksidasi dan  hubungannya dengan  tata  nama  senyawa  serta  penerapannya.
Materi pelajaran KIMIA Kelas X Semester 2,
A. PENGERTIAN REDUKSI OKSIDASI
Pengikatan Oksigen :
Senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi dengan oksigen  dinamakan oksida sehingga reaksi antara oksigen dan suatu unsur dinamakan reaksi oksidasi. Karat  besi  adalah  senyawa  yang  terbentuk  dari  hasil  reaksi  antara besi dan oksigen (besi oksida). Perkaratan besi merupakan salah satu contoh dari reaksi  oksidasi.  Persamaan  reaksi  pembentukan  oksida  besi dapat  ditulis  sebagai  berikut.
Pada reaksi tersebut, besi mengalami oksidasi dengan cara mengikat oksigen  menjadi  besi  oksida. Kebalikan dari reaksi oksidasi dinamakan reaksi reduksi. Pada reaksi reduksi  terjadi  pelepasan  oksigen.  Besi  oksida  dapat direduksi  dengan cara  direaksikan  dengan  gas  hidrogen,  persamaan  reaksinya:
Pelepasan dan Penerimaan Elektron
Dalam konsep redoks, peristiwa pelepasan elektron dinamakan oksidasi, sedangkan  peristiwa  penerimaan  elektron  dinamakan  reduksi. Reaksi redoks pada peristiwa perkaratan besi dapat dijelaskan dengan reaksi  berikut:
Pada  reaksi  tersebut,  enam  elektron  dilepaskan  oleh  dua  atom  besi  dan diterima oleh tiga atom oksigen membentuk senyawa Fe2O3, Oleh karena itu, peristiwa oksidasi selalu disertai peristiwa reduksi. Pada setiap persamaan reaksi,  massa  dan  muatan  harus  setara  antara  ruas  kanan  dan  ruas  kiri (ingat  kembali  penulisan  persamaan  reaksi). Persamaan reaksi redoks tersebut memiliki muatan dan jumlah atom yang sama antara ruas sebelah kiri dan sebelah kanan persamaan reaksi. Oksidasi  besi  netral  melepaskan  elektron  yang  membuatnya  kehilangan muatan.  Dengan  menyamakan  koefisiennya  maka  muatan  pada  kedua ruas  persamaan  reaksi  menjadi  sama.  Penyetaraan  pada  reaksi  reduksi oksigen  juga  menggunakan  cara  yang  sama.
Contoh Reaksi Reduksi Oksidasi berdasarkan Transfer elektron
Dari persamaan tersebut, dapat diketahui bahwa Mg melepaskan elektron dan Cl menerima elektron. Dengan demikian, Mg mengalami oksidasi dan Cl mengalami reduksi.
Reduktor dan Oksidator
Dalam  reaksi  redoks,  pereaksi  yang  dapat  mengoksidasi  pereaksi  lain dinamakan  zat  pengoksidasi  atau  oksidator.  Sebaliknya,  zat  yang  dapat mereduksi  zat  lain  dinamakan  zat  pereduksi  atau  reduktor. Pada Contoh diatas, Magnesium melepaskan elektron yang menyebabkan  klorin  mengalami  reduksi.  Dalam  hal  ini,  magnesium  disebut  zat pereduksi  atau  reduktor.  Sebaliknya,  atom  klorin  berperan  dalam mengoksidasi  magnesium  sehingga  klorin  disebut  oksidator.
Contoh Reduktor dan Oksidator
Reaksi Redoks Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi
Bagaimana  bilangan  oksidasi  dapat  menjelaskan  reaksi  redoks?  Apa Anda  cukup  puas  dengan  konsep  transfer  elektron? Tinjau antara reaksi SO2 dengan O2 membentuk SO3. Reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut :
Jika  dikaji  berdasarkan  konsep  pengikatan  oksigen  maka  reaksi tersebut  adalah  reaksi  oksidasi.  Jika  dikaji  berdasarkan  transfer  elektron maka Anda mungkin akan bingung, mengapa? Pada reaksi tersebut tidak terjadi transfer  elektron,  tetapi terjadi penggunaan  bersama  pasangan elektron  membentuk  ikatan  kovalen. Reaksi tersebut tidak dapat dijelaskan dengan konsep transfer  elektron.
Oleh karena banyak reaksi redoks yang tidak dapat dijelaskan  dengan konsep pengikatan oksigen maupun transfer elektron  maka para pakar kimia mengembangkan konsep alternatif, yaitu perubahan bilangan oksidasi. Menurut konsep  ini,  jika  dalam  reaksi  bilangan  oksidasi  atom  meningkat  maka atom  tersebut  mengalami  oksidasi.  Sebaliknya,  jika  bilangan  oksidasinya turun  maka  atom  tersebut  mengalami  reduksi.
Untuk  mengetahui  suatu  reaksi tergolong reaksi redoks atau bukan menurut konsep perubahan bilangan oksidasi maka perlu diketahui biloks dari setiap atom, baik dalam pereaksi maupun  hasil  reaksi.
Berdasarkan  diagram  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa:
Atom  S  mengalami  kenaikan  biloks  dari  +4  menjadi  +6,  peristiwa ini  disebut  oksidasi; atom O mengalami penurunan biloks dari 0 menjadi –2, peristiwa ini disebut  reduksi. Dengan  demikian,  reaksi  tersebut  adalah  reaksi  redoks.
Oleh  karena molekul  O2 menyebabkan  molekul  SO2 teroksidasi  maka molekul  O2 adalah  oksidator.  Molekul  O2 sendiri  mengalami  reduksi  akibat  molekul SO2 sehingga  SO2 disebut reduktor.
Contoh Reaksi Redoks Menurut Perubahan Bilangan Oksidasi
Materi Selengkapnya >> download



Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

25 01 2010
Agar dapat memahami sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit, serta reaksi reduksi oksidasi Anda harus mampu mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
Materi pelajaran KIMIA Kelas X Semester 2,
GEJALA HANTARAN ARUS LISTRIK PADA LARUTAN
Arus listrik timbul karena adanya aliran elektron, yaitu suatu partikel bermuatan negatif. Elektron-elektron ini mengalir melelui suatu bahan yang disebut konduktor. Bagaimana cara mengetahui suatu cairan dapat menghantarkan arus listrik atau tidak? Untuk mengetahuinya, Silahkan lakukan percobaan Uji Daya hantar Listrik Larutan.
Materi selengkapnya (PDF)



Hukum-hukum dasar dan perhitungan kimia

24 01 2010
Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1.

  1. Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoisier)
  2. Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust)
  3. Hukum perbandingan volume (Hukum Gay-Lussac)
  4. Hukum Avogadro
KONSEP MOL
MOL menyatakan satuan jumlah zat. Satuan jumlah zat ini sama halnya dengan penyederhanaan jumlah suatu barang. Contoh, 1 lusin digunakan untuk menyederhanakan 12 satuan barang pecah belah. Penyederhanaan ini perlu dilakukan karena proses kimia yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari melibatkan sekumpulan partikel sangat kecil yang jumlahnya sangat banyak.
Materi Selengkapnya (PDF)



Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Kimia

15 11 2009
Agar dapat memahami materi pada bagian ini, Anda harus mampu mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya.
Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1.
RUMUS KIMIA
Rumus kimia menyatakan jenis dan jumlah atom dengan komposisi tertentu untuk setiap molekul. Rumus kimia sangat penting dalam mempelajari ilmu kimia karena pengertian yang utuh mengenai zat diawali dari rumus kimianya.
  • Rumus Kimia Unsur : Rumus kimia unsur terdiri atas satu atom (monoatomik) sama dengan lambang atom unsur tersebut.
  • Rumus Molekul : Molekul adalah partikel penyusun senyawa. Rumus molekul adalah rumus yang menyatakan jenis dan jumlah atom yang membentuk molekul senyawa tersebut. Rumus molekul digolongkan menjadi 2 yaitu rumus molekul unsur dan rumus molekul senyawa.
TATA NAMA SENYAWA
  • Tata nama senyawa yang terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.
  • Tata nama senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur bukan logam.
  • Tata nama senyawa yang dibentuk oleh lebih dari dua atom yang berbeda (Poliatom).
  • Tata nama senyawa Asam
  • Tata nama Senyawa Basa
PERSAMAAN REAKSI KIMIA
Persamaan yang menggambarkan terjadinya suatu reaksi kimia dinamakan persamaan reaksi, meliputi lambang  dan rumus, wujud zat (padat,cair,gas,larutan), koefisien reaksi, serta tanda panah yang menunjukkan terjadinya reaksi. Dalam persamaan reaksi, zat-zat yang bereaksi terletak di sebelah kiri tanda panah (pereaksi), sedangkan zat-zat hasil reaksi terletak di sebelah kanan tanda panah (produk).
Materi Selengkapnya (PDF)



Ikatan Kimia

6 10 2009
Agar dapat memahami ikatan kimia, Anda harus mampu membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi, dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk.
Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1.
Atom memiliki kecenderungan untuk mencapai kestabilan dengan cara berikatan dengan atom lain. Elektron yang berperan pada pembentukan ikatan kimia adalah elektron valensi dari suatu atom/unsur yang terlibat. Salah satu petunjuk dalam pembentukan ikatan kimia adalah adanya golongan unsur yang stabil yaitu golongan VIIIA atau golongan 18 (gas mulia). Oleh sebab  itu dalam pembentukan ikatan kimia, atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti pada unsur gas mulia.
Unsur gas mulia mempunyai elektron valensi sebanyak 8 (oktet)  kecuali Helium 2 (duplet), seperti terlihat pada table di bawah ini.
Periode Unsur Nomor Atom K L M N O P
1 He 2 2




2 Ne 10 2 8



3 Ar 18 2 8 8


4 Kr 36 2 8 18 8

5 Xe 54 2 8 18 18 8
6 Rn 86 2 8 18 32 18 8
Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal dengan istilah Aturan Oktet. Untuk mengilustrasikan ikatan kimia dapat dilakukan dengan menuliskan rumus Lewis dan rumus ikatan.
Ikatan kimia dibedakan menjadi 4 yaitu :
  1. Ikatan ion
  2. Ikatan kovalen
  3. Ikatan kovalen koordinasi
  4. Ikatan logam.
Ikatan kovalen terdiri dari :
  1. Ikatan kovalen tunggal
  2. Ikatan kovalen rangkap dua
  3. Ikatan kovalen rangkap tiga
  4. Ikatan kovalen polar
  5. Ikatan kovalen non polar
Contoh Ikatan Kovalen, lihat gambar di bawah ini !
ikatankovalen
Untuk bahan belajar, silahkan download materi ikatan kimia dari 3 buah buku BSE berikut ini :
  1. Ikatan Kimia 1 (PDF) > download
  2. Ikatan Kimia 2 (PDF) > download
  3. Ikatan Kimia 3 (PDF) > download
Untuk menghadapi tes atau ulangan harian tentang ikatan kimia, silahkan download soal-soal berikut ini sebagai latihan.
  • Latihan soal ikatan kimia (PDF) > download



Informasi Kimia Energi Atom dan Perkembangan Model Atom

13 08 2009
Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1.
ENERGI ATOM
Energi atom adalah energi yang bersumber dari atom. Setiap atom memiliki partikel-partikel energi. Inti atom yang merupakan sumber energi ini dilepaskan ketika atom terbelah.
Energi atom dapat diperoleh dengan dua cara, yaitu dengan penyatuan atom dan pembelahan atom. Ketika dua atau lebih atom bergabung menjadi satu, dihasilkan energi yang luar biasa dalam bentuk panas. Sebagian besar energi matahari berasal dari reaksi penyatuan ini.energiatom_2
Sumber lain energi atom adalah proses pembelahan atom. Ketika partikel-partikel atom dibenturkan dengan partikel-partikel seperti neutron, sebagian atom akan membelah menghasilkan energi yang luar biasa besarnya. Contohnya reaksi pembelahan Uranium 235.
Tahukah Anda, berapa banyak energi yang dilepaskan dari pembelahan atom di atas? Satu kilogram Uranium menghasilkan energi sejuta kali lebih besar dibandingkan energi yang diperoleh dari pembakaran satu kilogram batu bara ! Dan tahukah Anda Uranium seukuran kerikil kecil dapat menjalankan sebuah kapal samudra, pesawat, atau generator !
Kedahsyatan energi pembelahan Uranium ini, ironisnya dikemudian hari disalahgunakan manusia untuk membuat bom nuklir yang menewaskan jutaan manusia. Bagaimana pendapat Anda  mengenai hal ini? Sepengetahuan Anda apa saja kegunaan energi atom ini?
PERKEMBANGAN MODEL ATOM
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.
modelatommodern
Model atom ini dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Bagaimanakah pendapat para ilmuwan mengenai teori dan model ataom sebelum abad ke-19 ? Berikut ini adalah perkembangan teori dan model atom secara kronologis yang dianggap benar menurut zamannya. Selengkapnya (PDF) > download



Sifat-Sifat Umum Unsur dalam Sistem Periodik

13 08 2009
Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1.
Pada akhir abad 18 dan awal abad 19 beberapa unsur telah ditemukan  dan juga diketahui sifat-sifatnya. Unsur-unsur yang mempunyai sifat yang mirip dikelompokkan dalam satu golongan dan dalam suata tabel yang disebut Tabel Periodik.
spu2
Beberapa sifat umum yang dimiliki unsur antara lain Jari-jari Atom, Keelektronegatifan (Elektronegativitas), Energi Ionisasi dan Afinitas Elektron. Selengkapnya (PDF) >download
Link Materi Serupa :
Beberapa Sifat Umum yang dimiliki Unsur ( Silahkan login sebagai tamu, supaya Anda bisa membaca materi ini !)



Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif

10 08 2009 Materi Pelajaran Kimia Kelas X, Semester 1
Massa atom relatif (Ar) suatu unsur adalah perbandingan massa rata-rata satu atom unsur tersebut terhadap 1/12 masa satu atom isotop karbon-12.
massa atom relatif
Massa molekul relatif (Mr) adalah perbandingan massa satu molekul unsur atau senyawa terhadap 1/12 x massa satu atom karbon-12. Selengkapnya (PDF) > download

Kamis, 13 Oktober 2011

Meniru Blog Orang lain

cara meniru tampilan web/blog orang lain

Bismillahirohmanirhim.....
Sebelumnya ada sedikit cerita nih... sejelek apapun blog kita tapi kalau karya sendiri akan membuat hati puas, namun jika kita  melihat halaman orang lain biasanaya lebih indah dibanding halaman sendiri, sekitar seminggu yang lalu saya berkunjung pada sebuah blog yang menurut saya template atau tampilan blognya lumayan  unik, dan sekedar basa basi disana saya berkomentar pada salah satu postingnya, isi komentarnya saya begini: ( mas gemana kalo tampilan blognya saya tiru?) tak lama kemudian beliaupun berkunjung ke salah satu posting saya yang judulnya: cara membuat button navigasi berpijar
dan beliaupun meninggalkan komennya begini: (salam sahabat...mau meniru gaya blog saya? silahkan sob terima kasih) nah dari situlah saya berpikir  hemmm... gemana ya cara menirunnya...?? lalu iseng iseng aku coba pelajari walau hanya untuk praktek praktek saja... akhirnya sedikit demi sedikit saya bisa mempraktekkannya... dan hasilnya ini   blog percontohan dan ini blog beliau yang coba saya tiru blog sobat, buat sobat yang mau praktek praktek saja silahkan kedua blog tersebut
dilihat dulu untuk meyakinkan bahwa kita bisa meniru template blog/web orang lain walau hanya untuk menambah pengetahuan saja.

Adapun cara caranya adalah sebagai berikut:

1.silahkan sobat kunjungi salah satu blog/web yang mau ditiru, setelah sobat menemukannya lalu klick berkas/file pada sebelah kiri atas browser mozila sobat pilih simpan halaman dengan nama, lalu kasih nama file sobat kira kira seperti ini: web-percobaan-edit tanpa spasi lalu simpan pada hardisk sobat terserah dimana saja yang penting sobat ingat dimana file itu disimpan,
2.buka file yang sobat simpan tadi, disitu akan terlihat dua file yang berbeda pilih salah satu  file yang berisi kode html, kalau browser mozila disetel untuk peramban utama pada kompi sobat maka akan terlihat gambar atau logo mozila dalam file tersebut,
klick kanan pada file mozila tadi lalu klick edit atau open with pilih noteped maka disitu akan terlihat banyak dan berantakan kode kode html, (saran buka ukuran penuh pada noteped agar tidak terlihat berantakan)
nah...! disini kita agak dibingungkan dengan kode html yang begitu banyak (dan entah apa apaan tuh isinya pusing dah gue..) tapi sobat jangan menyerah dulu karena saya sudah pilih kode kodenya yang bisa kita ambil dari noteped tadi agar tampilan blog kita sama dengan blog yang kita tiru, namun jujur saya katakan saya belum bisa meniru untuk tampilan navbarnya, mungkin buat sobat yang sudah bisa meniru bagian navbarnya mohon bisa menambahkan dalam kolom komentar nantinya, oke... sekarang kita ketahap selanjutnya.

silahkan sobat pilih kode kode yang bisa diambil dari noteped tadi yang biasanya seperti ini:

untuk bagian header biasnya akan terlihat kodenya seperti ini:
#header bla bla bla }diawali tanda # dan diakhiri tanada }  atau .header bli bli bli }  dan diawali dengan titik diakhiri tanda}

silahkan sobat cari kode kode itu untuk mengganti tampilan header nya, contohnya seperti ini:

#header {
-moz-border-radius:10px;
-webkit-border-radius:10px;
box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
-webkit-box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
-moz-box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
width: 960px;
height: 150px;
color: #FFF;
font-size: 18px;
margin: 0;
padding: 0;
overflow: hidden;
font-family:Impact;
text-transform: Title Case;
}

atau seperti ini:

.headerleft {
width: 460px;
float: left;
font-size: 16px;font:Impact;
font-weight: normal;
margin: 0;
padding: 0;
color: #fff;
}

dua contoh diatas adalah untuk kode bagian header, lalu bagaimana dengan bagian posts, sidebar dan yang lainnya...? oke.. intinya sama saja... semua kode yang bisa kita ambil akan diawali tanda # dan diakhiri tanda }  atau diawali dengan tanda titik (.) tanpa tanda kurung dan diakhiri tanda }

untuk bagian posts atau bagian halaman posting contoh kodenya seperti ini:

#post bla bla bla } atau .post bli bli bli }

untuk bagian sidebar seperti ini:

#sidebar bla bla bla }atau .sidebar bli bli bli }

begitulah seterusnya, lalu bagaimana untuk meletakkan kode kode tersebuuuuuuut....??

begini... sebaiknya satu satu dulu untuk sobat praktekkan yaitu untuk bagian header nya dulu agar sobat tidak dibingungkan dengan banyaknya kode kode yang akan sobat pasang,

sekarang coba sobat login ke blog sobat lalu pilih edit html expan template widget boleh dicentang, tidak dicentang juga boleh,   lalu sobat cari bagian header untuk memudahkan pencarian silahkan sobat klick ctrl F lalu ketikkan kode #header pada kolom yang berada disebelah kiri bawah,  kalau sudah sobat temukan biasanya akan terlihat beberapa kode kode tersebut berurutan kebawah,  nah silahkan sobat ganti satu persatu kode kode tadi,

misalnya kode html sobat seperti ini:


#header {
-moz-border-radius:10px;
-webkit-border-radius:10px;
box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
-webkit-box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
-moz-box-shadow: inset 0px 0px 20px #000;
width: 960px;
height: 150px;
color: #FFF;
font-size: 18px;
margin: 0;
padding: 0;
overflow: hidden;
font-family:Impact;
text-transform: Title Case;
}
#header-inner {
background-position: left;
background-repeat: no;
}
#header h1 {
color: #fefefe;
font-size: 40px;
font-family: arial black;
font-weight: normal;
margin: 0;
padding: 15px 0 0 20px;
text-decoration: none;
text-shadow: 0px 1px 8px #000;
}
#header h1 a, #header h1 a:visited {
color: #fefefe;
font-size: 40px;
font-family: arial black;
font-weight: normal;
margin: 0;
padding: 0;
text-decoration: none;
text-shadow: 0px 1px 8px #000;
}
#header h1 a:hover {
color: #fff;
text-decoration: none;
text-shadow: 0px 1px 8px #549bcc;
}
#header h3 {
color: #fff;
font-size: 18px;
font-family: Arial, Tahoma, Verdana;
font-weight: normal;
margin: 0px;
padding: 0px;
}

atau seperti ini:

.headerleft {
width: 460px;
float: left;
font-size: 16px;font:Impact;
font-weight: normal;
margin: 0;
padding: 0;
color: #fff;
}
.headerleft a img {
border: none;
margin: 0;
padding: 0;
}
.headerright {
width: 486px;
float: right;
margin: 0;
padding: 18px 0 0;
font-weight: bold;font-family:Georgia;
font-size: 18px;
}
.headerright a img {
border: 0px solid #FFF;
margin: 0 0 3px;
padding: 0;
}

dua contoh diatas adalah kode bagian header yang harus sobat hapus dan diganti dengan kode yang ada di noteped, setelah diganti silahakan  klick pratinjau dulu untuk melihat dan meyakinkan bahwa tampilan header sudah berubah atau belum, jika sudah berubah tapi belum sesuai letak letaknya, sobat bisa rubah ukuran lebar atau tingginya ukuran dengan merubah angka angka yang biasanya terlihat seperti contoh diatas yang berwarna kuning, begitu juga dengan ukuran ukuran lainnya. setelah semua sudah terlihat mirip bahkan persis barulah sobat boleh simpan template.

dan untuk merubah halaman posting, sidebar dan yang lain linnya caranya sama saja dengan contoh contoh diatas sobat cari saja kode kodenya pasti ada untuk bagian masing masing,

nah jika sobat sudah berhasil mempraktekkan cara ini maka selanjutnya sobat akan bisa mendesain web/blog sendiri dengan mudah yang kemungkinan bisa dijadikan uang... amin... iya gak...??

buat sobat yang lebih mahir dalam bidang ini saya mohon untuk bisa menambahkan hal hal yang lebih penting, berbagi pengetahuan itu baik... terimakasih dan alhamdulillah posting sampai disini dulu...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More